Selasa, 10 Mei 2016

Rajanya mie ayam

Mie Gajah Mada






Pada masa sekarang ini, kuliner mie sudah sangat akrab dengan semua lapisan masyarakat. Bahkan, kita dengan mudahnya bisa menemukan mie yang sudah menjadi menu andalan di setiap daerahnya. Salah satu menu mie yang perlu dicoba jika berada di Sidoarjo yaitu MieGajah Mada yang ada di jalan Gajah Mada Gang Pandean I/1, Sidoarjo. Warung ini sudah buka mulai dari jam setengah 12 siang sampai jam 10 malam setiap hari, kecuali pada hari senin pada minggu pertama setiap bulan.

Untuk menemukan lokasinya tidak terlalu sulit, dari jalan Gajah Mada, arahkan saja kendaraan ke dalam sebuah Gang masuk RT 01, Pandean. Kalau menggunakan kendaraan roda empat, sebaiknya diparkir saja di Jalan Gajah Mada di depan salah satu ruko kemudian menyeberang masuk ke dalam gang. Selain gangnya yang cukup kecil, dari jalan utama hanya berjarak ±50 meter. Meski hanya di sebuah gang, tapi warungnya cukup luas, mungkin lebih dari 30 pengunjung bisa tertampung di dalam.
Warung ini menyediakan berbagai macam menu serba mie, dari mie ayam biasa, mie ayam pangsit, mie ayam bakso, mie ayam jamur dan beberapa paduan menu lainnya. Mie yang disajikan disini teksturnya lebih kecil, kenyal dan sedikit gepeng. Karena menu yang kami pesan adalah mie ayam pangsit, maka penyajiannya tentu saja dengan pangsit dan semangkuk kuah terpisah. Porsi mienya cukup banyak dengan irisan ayam dan taburan bawang goreng yang cukup melimpah.
Setelah disiram dengan kuah dan ditambahkan pelengkap lainnya, aduk sebentar mie-nya agar bumbunya tercampur merata, maka perpaduan rasanya akan semakin mantap, gurih dansedikit agak asin. Jika Anda penggemar makanan yang asin, maka menu yang satu ini cukup pas memanjakan lidah, namun jika Anda memiliki darah tinggi alangkah baiknya jika memesan mie jangan yang terlalu asin. Rasa yang dihasilkan dari racikan antara mie dengan bumbu sangat khas, tak heran kalau dalam sehari saja, warung ini bisa sampai menghabiskan 15-20 kg mi setiap harinya. Untuk masalah harga juga cukup terjangkau, untuk masing-masing menu mie ayamnya antara 9ribu rupiah sampai 16ribu rupiah, tergantung isiannya. Setelah menikmati mie ayamnya, kita juga bisa menikmati wedang rondenya.

  • Menu Andalan:Mie Ayam (Rp. 9.000 – Rp. 16.000)
  • Jam Buka:11.30 - 22.00 (kecuali hari Senin pada minggu pertama setiap bulan)
  • Alamat Lokasi:Jl. Gajah Mada Pandean I/1, Sidoarjo Telp. 031-8941366

Bakso tombone ati



Bakso Pak Heri Brengos




Pak Heri yang bernama lengkap Heri Setyawan ini sudah berjualan sejak tahun 90-an. Pada awalnya, Beliau hanya menjadi karyawan salah satu penjual bakso. Dengan ketrampilan dan pengetahuan dalam proses pembuatan bakso, akhirnya Beliau mulai merintis usahanya pada tahun 1991 dengan cara berkeliling. Setelah baksonya mulai dikenal masyarakat sekitar, beliau yang lebih dikenal dengan Pak Heri Brengos mulai mangkal di titik tertentu hingga akhirnya sekitar 8 bulan lalu beliau menetap di lokasi yang sekarang. Dengan dibantu oleh putra dan saudaranya, Pak Heri Brengos mulai melayani para pembelinya dari jam setengah 5 sore sampai jam 10 malam setiap hari. Dalam sehari biasanya Beliau membutuhkan sekitar 15 kg daging sapi untuk membuat baksonya. Meskipun bakso lebih enak kalau makan di tempat, tapi tidak sedikit para pelanggannya yang membeli untuk dibawa pulang. Sehingga Beliau menyediakan dua tempat kuah dan pemanasnya, yang satu untuk pembelian makan di tempat dan yang satu lagi untuk pembelian take-away.

Setelah selesai  berbincang dengan Beliau, sekarang giliran Saya untuk mencicipi hidangan bakso yang membuat penasaran dari kemarin-kemarin. Waktu itu Saya memesan bakso campur yang terdiri dari 7 butir bakso kecil, sebuah tahu matang isi adonan bakso tepung, sebuah pangsit dan sebuah gorengan. Tak lupa soun, taburan seledri dan bawang goreng yang disiram kuah bening yang masih panas. Aromanya harum dan menggoda, begitu kuahnya disruput…hemh, kaldunya begitu terasa kuat. Baksonya empuk dengan rasa daging yang cukup, tidak kurang atau berlebihan. Untuk gorengannya gurih, tahu matangnya juga tidak kalah enak. Namun dari keseluruhan rasanya mantap, kalau biasanya bakso akan lebih nikmat kalau ditambah sambal, kecap atau saus, namun untuk bakso Pak Heri ini lebih nikmat tanpa tambahan apa-apa.
Meski disebut-sebut sebagai bakso, namun setelah menikmati rasa kuahnya lebih cenderung ke bakwan. Dari cita rasa yang tercipta, sepertinya bumbu halusan yang digunakan dalam proses pembuatannya. Biasanya bumbu ini sering atau hanya digunakan pada pembuatan bakwan di kalangan orang-orang Tionghoa maupun keturunannya. Namun diluar menu ini bakso atau bakwan, rasanya tetap nikmat dan tidak menguras kantong. Karena hanya dengan uang 5ribu rupiah, kita sudah dapat menikmati seporsi bakso campur dengan porsi yang tidak sedikit. Untuk menemukan lokasinya cukup mudah, berada di Jl. Raya Menganti Lidah Wetan No. 14, Surabaya Barat.
  • Menu Andalan:Bakso Campur (Rp. 8.000/ porsi)
  • Jam Buka:16.30 - 22.00
  • Alamat Lokasi:Jl. Raya Menganti Lidah Wetan No. 14, Surabaya Barat Telp. 031-70801842

Barong si sate mantap

Sate Barongan



Berawal dari 10 tahun yang lalu, dengan usaha yang tidak mudah Pak Uniq mulai merintis usaha dibidang sate kambing yang kini warungnya dinamakan Warung Sate Barongan. Dalam menggeluti usaha ini, Pak Uniq yang bernama lengkap H. Husni Anwar sudah pernah mengalami kesuksesan yang berujung kehancuran. Tapi keadaan tersebut tidak berlangsung lama, dengan usaha yang lebih keras serta dorongan dan doa dari orang-orang disekitarnya, akhirnya Pak Uniq mampu untuk melewati masa-masa yang sulit. Hingga akhirnya Warung Sate Barongan berkembang dengan cukup pesat, saat ini saja sudah ada dua cabang Sate Barongan yang berada di Jalan Gilang (di sebelah Pabrik Kapal Api) dan di depan Puskesmas Ngelom.
Sate Barongan pertama yang berlokasi di Jl. Wonocolo, Sepanjang, Sidoarjo. Warung sate ini buka 24 jam, ketika kami tiba di Warung Sate Barongan jam sudah menunjukkan pukul 11 malam. Warungnya tidak terlalu luas, tapi terdiri dari dua lantai dengan lantai duanya yang cukup luas. Di depan warung ada sebuah gerobak, tempat pemanggangan sate dan sebuah etalase yang cukup tinggi. Biasanya di etalase tersebut tergantung beberapa ekor kambing yang sudah disembelih dan dibersihkan. Sehingga daging kambing yang digunakan untuk membuat satenya bisa dipastikan benar-benar daging yang masih segar. Tapi kelihatannya ketika kami datang, dagingnya sudah tinggal sedikit yang sedang dipotong-potong oleh salah satu karyawannya untuk dijadikan sate.
Sama seperti warung sate pada umumnya, menu yang tersedia di Warung Sate Barongan ini hanya sate dan gulai kambing. Biasanya kambing yang digunakan untuk membuat sate dan gulainya merupakan kambing yang berusia antara 3 sampai 6 bulan. Biasanya tidak kurang dari 30 ekor kambing harus disembelih setiap hari untuk memenuhi kebutuhan para pembelinya. Seporsi kambing terdiri dari 10 tusuk sate dengan masing-masing tusuk berisi 3 potong daging dengan ukuran sedang lengkap dengan sambal kacang dan sedikit sambal kecap di sisi piringnya. Karena terbuat dari daging kambing muda dan segar, rasanya sedikit agak kenyal dan ada rasa manis tanpa tercium aroma kambingnya.
Selain memesan sate, kami juga memesan gulai kambingnya. Rasanya nikmat dengan bumbu rempah di kuahnya yang cukup kuat, dagingnya empuk dan sangat lembut. Warung sate yang satu ini mungkin menjadi salah satu pilihan yang paling pas, selain sajian yang lezat, kita juga cukup membayar satu kali untuk nasi atau lontongnya. Untuk seporsi sate kambingnya dibandrol dengan harga 20ribu rupiah, sedangkan untuk gulainya 10ribu rupiah dan nasinya cukup membayar 3ribu rupiah. Berbeda dengan Warung Sate Barongan yang lainnya, untuk Warung Sate Barongan 2 juga menyediakan beberapa menu lainnya, seperti nasi rawon, soto, sup buntut, tahu campur, mi goreng, cap cay dan beberapa menu lainnya.

  • Menu Andalan:Sate Kambing (R.p 20.000) & Gulai Kambing (Rp. 10.000)
  • Jam Buka:Setiap Hari 24 jam
  • Alamat Lokasi:Jl. Wonocolo, Sepanjang, Sidoarjo Telp. 031-72469480, 08175292160

Sop buntut sapi yang nikmat



Sop Buntut Depot Surya H. Aliyah





Anda pengemar sop buntut? Bisa makan dalam porsi besar? Pengen yang murmer dengan rasa yang tidak mengecewakan? Kalau memang itu kriteria yang Anda cari, silahkan saja mengarahkan kendaraan ke daerah Sidoarjo. Untuk lebih tepatnya ke Jl. Raya Keramean No. 8, Candi (tepat di depan SPBU Candi, Sidoarjo). Di sana ada sebuah depot yang bernama “Depot Surya H. Aliyah”, biasanya depot ini dipenuhi para pengunjung pada jam-jam makan, apalagi kalau pada saat jam makan siang tiba.
Di depot yang sudah berdiri sejak tahun 70an ini, semua menu yang disajikan dalam porsi besar. Mulai dari makanan, minuman dan jajanan seperti pastel, mĕndhut, gandhos dan ote-ote juga dibuat dalam ukuran yang besar. Depot ini masih dikelola sendiri oleh Ibu H. Aliyah dengan ditemani oleh anggota keluarga yang lain dan beberapa karyawannya. Biasanya depot ini mulai dibuka untuk para pengunjung mulai dari jam 9 pagi sampai jam 11 malam setiap hari.
Satu mangkuk penuh hingga munjung, dengan taburan bawang goreng yang cukup banyak. Kami segera mencicipinya, kaldunya berasa banget berpadu dengan gurihnya bawang goreng. Kuahnya juga terasa manis seperti rasa manis yang ditimbulkan dari wortel meskipun tak nampak batang hidung dari si wortel ini. Meski namanya sop buntut, namun daging yang melekat pada tulang-tulangnya masih banyak dan empuk, sehingga tak perlu kesulitan untuk memisahkannya dari tulang.
Kalau Anda sempat singgah di Depot H. Aliyah, jangan lupa juga untuk mencicipi aneka jajanannya, terutama pastelnya. Selain ukurannya yang super besar dengan isian yang banyak, rasanya juga nikmat. Meski semuanya dengan porsi yang terbilang jumbo, untu urusan harga jangan khawatir, karena gak akan menguras kantong. Untuk seporsi sop buntut, kita cukup membayar 35 ribu rupiah saja, sedangkan untuk aneka jajanannya rata-rata ± 3ribuan.
Selain sop buntut, Depot H. Aliyah juga menyediakan nasi rawon, nasi campur, nasi gule, kare ayam, sate kambing, sayur dan juga lalapan. Sedangkan untuk minumannya cukup bervariasi, ada es dawet, es campur, soda gembira, soft drink, berbagai macam jus buah dan minuman tradisional, seperti es beras kencur. Dalam masyarakat jawa, beras kencur juga sering dijadikan sebagai obat.

  • Menu Andalan:Sop Buntut (Rp. 35.000)
  • Jam Buka:09.00 – 23.00
  • Alamat Lokasi:Jl. Raya Keramean No. 8, Candi (tepat di depan SPBU Candi), Sidoarjo Telp. 081330300934

Segarnya soto otot



Soto Otot Jimerto

Berawal dari menjajakan usahanya dengan cara keliling ke kampung-kampung, usaha Soto Otot Jimerto mulai dirintis sekitar tahun 1981. Usaha yang kini dikelola oleh Bpk. Tahar sebagai generasi ke-3 ini sudah mulai menetap di Jl. Jimerto 02 sejak beberapa tahun yang lalu hingga saat ini. Sehingga lebih memudahkan para pelanggannya untuk dapat menemukan lokasinya berada. Dalam sehari-hari, biasanya Pak Tahar membutuhkan sekitar 20 kg otot, jerohan dan daging untuk memenuhi permintaan para pembelinya.
Ada beberapa macam soto yang dijual disini, ada soto otot/ urat spesial yang paling digemari para pelanggannya, soto tulang muda dan soto daging kissi, itu menu yang tertera pada spanduknya yang terpajang di salah satu sisinya. Pada pagi ini, masing-masing dari kami memesan soto campur dan soto daging kissi. Setelah menunggu beberapa saat, semua pesanan kami sudah tersaji di atas meja. Di meja juga disediakan jeruk nipis, sambal dan juga kecap manis yang biasanya menjadi pelengkap pada saat menikmati soto.
Dalam seporsi soto campur terdiri dari potongan urat/ otot, babat dan juga usus dengan kuahnya yang agak kekuningan dan keruh. Taburan daun seledri dan bawang goreng menambahkan aroma dan rasa yang gurih. Sedangkan untuk isian soto dagingnya ya berupa potongan daging sapi dengan kuah serta taburan daun seledri dan bawang goreng. Pada dasarnya kedua soto ini rasanya tidak jauh berbeda, ada rasa gurih, sedap dan kaldunya juga terasa mantap. Hanya saja isiannya yang membedakan diantara kedua soto ini. Kalau biasanya pada saat menyantap soto lebih nikmat kalau ditambahkan dengan sedikit sambal, perasan jeruk nipis dan kecap manis, tapi untuk menikmati soto ini sebaiknya tidak diberi tambahan apa-apa kecuali sambal jika menginginkan rasa pedas. Karena menurut Saya dan beberapa tim lainnya, rasanya jauh lebih nikmat tanpa ada tambahan pelengkap lainnya. Untuk dapat menikmati kelezatan soto ini, kita cukup merogoh kocek sebesar 13ribu rupiah sudah termasuk nasi putih dan juga segelas teh manis, baik yang dingin maupun hangat.


  • Menu Andalan:Soto Otot/ urat (Rp. 15.000/ porsi)
  • Jam Buka:06.00 - 12.00
  • Alamat Lokasi:Jl. Jimerto 02, Surabaya Telp. 0817 3111 8888

kupang aduhai

Kupang Lontong Om Azy



Pernahkah Anda mendengar makanan kupang lontong? Kalau belum, Anda sebaiknya meluangkan waktu sejenak untuk singgah ke Kota Sidoarjo. Konon, hanya di daerah inilah kita dapat menjumpai pedagang kupang lontong, ada yang berkeliling ada juga yang menetap. Kalau untuk penjual keliling cukup banyak dijumpai, tapi kalau yang menetap di satu tempat mungkin hanya beberapa saja yang dapat kita jumpai. Salah satu pedagang kupang lontong yang dapat kita jumpai adalah Kupang Lontong Om Azy yang ada di Jalan Raya Wonocolo 30, Taman, Sepanjang, Sidoarjo.
Pada awalnya Om Azy ini juga menjajakan dagangan dengan cara berkeliling menggunakan gerobak motor ke beberapa gang, komplek dan ke dalam kampung-kampung. Hingga pada akhirnya sekitar ±6 bulan yang lalu, Om Azy menetap di depan sebuah musholla Jam’iyyatul Qurro’ Wal Huffadh Indonesia hingga sekarang. Kalau dulu waktu masih berkeliling, aktifitasnya mulai siang hari jam malam sekitar jam 8 malam setiap hari. Tetapi setelah menetap di lokasi yang sekarang, biasanya setelah maghrib (±6 petang) om Azy sudah berada di lokasi hingga jam 12 malam setiap hari kecuali Rabu. Tidak ada atap maupun dinding yang terlihat di sana, hanya beberapa kursi plastik tertata di atas trotoar dan sebuah gerobak motor kecil  yang terparkir di tepi jalan tersebut.

Usaha Om Azy yang bernama lengkap Sufri Abdul Aziz ini terbilang cukup baru, total dari keseluruhan jangka waktu usahanya baru ±1 setengah tahun. Meskipun terbilang cukup baru, tapi soal rasa cukup istimewa dan tidak mengecewakan. Ada rasa gurih, manis, pedas dan menyegarkan di seporsi kupang lontongnya, ditambah lagi dengan sate kerangnya yang semakin melengkapi saat santap. Sama seperti kupang lontong pada umumnya, sepiring kupang lontong terdiri dari bumbu mentah yang diulek langsung di atas piring, potongan lontong, lèntho serut yang kemudian disiram dengan kuah beserta kupang ke dalam piring tersebut. Meskipun kuahnya panas, tapi masih ada rasa kriuk-kriuk dari lèntho yang sudah terendam di dalam kuahnya. Selain melengkapinya dengan sate kerang, kita juga bisa meminta untuk menambah lènthonya yang gurih dan juga renyah.
Untuk seporsi kupang lontong dibandrol dengan harga 6ribu rupiah, lènthonya seribu rupiah dapat 3 buah dan sate kerangnya hanya 5ratus rupiah saja. Meskipun hanya beratapkan langit dan berdindingkan alam, tapi menikmati kupang lontong dengan cara seperti ini juga cukup menyenangkan, kecuali kalau tiba-tiba hujan turun.

  • Menu Andalan:Kupang Lontong (Rp. 10.000)
  • Jam Buka:18.00 - 00.00
  • Alamat Lokasi:Jl. Raya Wonocolo, Taman, Sepanjang, Sidoarjo

Lezatnya cap gomeh

Lontong Cap Gomeh Depot Wijaya


Lontong Cap Gomeh merupakan salah satu menu yang sudah tidak asing lagi bagi sebagian orang, terutama bagi masyarakat Tionghoa maupun keturunannya. Menu yang satu ini merupakan salah satu menu wajib yang harus ada ketika perayaan hari Cap Gomeh. Yaitu puncak dari perayaan Imlek yang jatuh pada hari ke-15 dari perayaan imlek secara keseluruhan. Kalau dulu lontong cap gomeh biasanya hanya bisa dinikmati ketika Cap Gomeh tiba, namun tidak demikian untuk saat ini. Kita bisa menikmati lontong cap gomeh setiap saat, karena di daerah Surabaya dan di kota lainnya sudah ada penjual yang menyajikan menu yang satu ini. Seperti kalau kita berkunjung ke Kota Surabaya, kita bisa menikmati lontong cap gomeh Depot Wijaya. Depot Wijaya ini menempati sebuah bangunan yang cukup besar di Jalan Ir. Anwari 7, Surabaya.
Kalau dilihat secara sepintas, bangunan tersebut tidak mirip dengan sebuah depot. Karena bentuknya seperti bangunan rumah besar dengan garasi yang cukup luas, tapi di tepi jalan ada sebuah papan nama sedang yang menunjukkan bahwa rumah tersebut adalah Depot Wijaya. Setelah masuk ke dalam, ada beberapa meja kursi yang tertata dengan rapi. Ruangan cukup luas, mungkin lebih dari 60 orang bisa tertampung di ruangan ini.
Seperti yang sudah Saya katakan sebelumnya, lontong cap gomeh terdiri dari potongan lontong, sambal goreng hati ampela, telur rebus yang digoreng, lodeh rebung, empal dan sepotong daging ayam masak opor. Kemudian disiram dengan kuah opor yang bersantan kental, dan di atasnya ditaburi dengan serbuk koya yang terbuat dari kedelai. Aroma dan rasa santannya begitu kuat dengan rasa gurih dan sedikit rasa manis. Porsinya memang bisa terbilang cukup kecil, tapi hidangan yang dominan dengan kuah santan yang kental ini cukup berat dan membuat perut menjadi kenyang lebih dari yang dibayangkan sebelumnya.
Untuk seporsi lontong cap gomeh dibandrol dengan harga 32.500 rupiah. Biasanya depot ini melayani pembeli dalam dua periode setiap hari, pada pagi buka dari jam 7 pagi sampai jam 2 siang. Sedangkan untuk malam hari, buka mulai dari jam 7 sore sampai jam 9 malam setiap hari. Selain lontong cap gomeh, menu lain yang tersedia ada lontong mi, tim ayam, nasi kuning, aneka botokan, urap, lalapan dan masih banyak menu yang lainnya.

  • Menu Andalan:Lontong Cap Gomeh (Rp. 32.500)
  • Jam Buka:07.00 - 14.00 & 17.00 - 21.00
  • Alamat Lokasi:Jl. Ir. Anwari 7, Surabaya Telp. 031-5676469, 5687928